Anak Ku

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan iri hati, ia belajar kedengkian
Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah


Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia belajar mencintai
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri
Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan
Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawanan
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
Jika anak dibesarkan dengan ketentraman, ia belajar berdamai dengan pikiran


Dorothy Law Nolte


Daisypath Anniversary tickers

Daisypath Anniversary tickers

Lilypie Kids Birthday tickers

Lilypie Kids Birthday tickers
Lilypie Kids Birthday tickers

Jumat, 11 Januari 2008

Anak ku.....

Kemaren pas libur aku ajak yayangku Aga ama Bude n si kakak, Vina, jalan jalan.
Rame-rame naik angkot. Klo orang medan bilang naik sudako..... Tau tuh itu bahasa dari mana yach.... :)
Kebetulan di angkot ada anak cewe yang masi kecil... mungkin baru umur 8 ato 9 tahun. Dia dipangku ama neneknya. Ibunya duduk di depan mereka.
Sepertinya dia nggak tahan naik angkot, kesian bener ngeliatnya. Setelah ditahan sekian lama, akhirnya dia muntah.....
Lebi kasiannya lagi kenapa musti dimarahin ya. Ibu nya ketiduran diangkot, dan sianak di marahain, dipukul dan dicubit ama neneknya........
Makin muntah de dianya. Si ibu akhirnya terbangun dan dengan santai nyariin plastik buat nampungin muntahannya..... (jangan jijik ya......)
Aku nggak tau musti gimana, cuma bingung aja sih.... kenapa kita para orang tua nggak bersikap lebih bijaksana...... Mudah2an ngak ada anak-anak yang mengalami hal sama seperti anak kecil itu.

Tidak ada komentar: